Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Peternakan

Uluu Bangun Rantai Pasok Rumput Laut Bersertifikat di Sulawesi Selatan untuk Pasar Global

2026-09-06 06:05 WIB · aindari · 👁 765 dibaca

Perusahaan bioteknologi Australia itu mendirikan entitas lokal dan menggandeng mitra di Sulawesi Selatan demi mewujudkan rantai pasok rumput laut yang tertelusur dan tersertifikasi internasional.

Perusahaan bioteknologi asal Australia, Uluu, memperluas operasinya ke Indonesia dengan mendirikan PT Uluu Solusi Indonesia dan menjalin kemitraan dengan pembudi daya serta pemasok di Sulawesi Selatan. Langkah ini ditujukan untuk membangun rantai pasok rumput laut yang dapat ditelusuri dari hulu ke hilir sekaligus memenuhi standar sertifikasi internasional guna memasok kebutuhan pasar global.

Presiden Direktur PT Uluu Solusi Indonesia, Dian Kurniawati, menyebut pendirian entitas lokal ini merupakan bagian dari misi Uluu mengembangkan material berbahan dasar rumput laut sebagai pengganti plastik berbasis fosil. Indonesia dipilih karena posisinya sebagai produsen rumput laut terbesar kedua di dunia, menjadikannya mitra strategis dalam agenda tersebut. Dian menegaskan bahwa kehadiran Uluu di Indonesia dirancang untuk memperkuat hubungan langsung dengan pembudi daya dan memastikan praktik budi daya yang bertanggung jawab sejak tahap awal.

Sebagai tonggak awal, Uluu telah menyelesaikan pengiriman perdana rumput laut yang sepenuhnya tertelusur dari CV Persada Semesta, salah satu mitra lokal di Sulawesi Selatan. Sistem ketertelusuran ini dikembangkan bersama Koltiva, yang mencatat secara digital asal-usul dan pergerakan rumput laut mulai dari pembudi daya hingga tahap pengolahan dan pengiriman akhir.

General Manager CV Persada Semesta, Indra Santoso, menilai ketertelusuran bukan sekadar syarat administratif, melainkan alat untuk memahami dan memperbaiki setiap mata rantai dalam proses distribusi. Transparansi di setiap tahapan, menurutnya, menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas dan kepercayaan pembeli di pasar internasional.

Selain membangun sistem ketertelusuran, Uluu bersama mitranya juga menjalankan Aquaculture Improvement Program (AIP) di Luwu, Sulawesi Selatan. Program ini dijalankan melalui Seafood Savers, platform inisiatif WWF-Indonesia, dan bertujuan memperkuat praktik budi daya serta sistem pengelolaan agar sesuai dengan Standar Rumput Laut ASC-MSC. Program ini sekaligus menjadi jalur bagi para pemasok menuju proses sertifikasi resmi.

Target akhir Uluu adalah mewujudkan rantai pasok rumput laut bersertifikat ASC-MSC pertama di Indonesia. Dengan sertifikasi tersebut, perusahaan dapat menjamin bahan baku yang tidak hanya tertelusur, tetapi juga diverifikasi secara independen — fondasi yang diperlukan untuk mengembangkan material berbasis rumput laut sebagai alternatif plastik konvensional di skala industri.

Tag: rumput laut, rantai pasok, bioteknologi, Sulawesi Selatan, sertifikasi ASC-MSC