Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Otomotif

Mercedes-Benz Kembangkan Teknologi Off-Road yang Bisa Mengapung di Air

2026-09-08 17:04 WIB · aindari · 👁 467 dibaca

Paten terbaru Mercedes-Benz mengungkap sistem yang memungkinkan kendaraan off-road bergerak di permukaan air menggunakan roda sebagai penggerak, tanpa baling-baling seperti kendaraan amfibi konvensional.

Mercedes-Benz mengajukan paten untuk teknologi yang memungkinkan kendaraan penumpang roda empat tidak hanya melewati medan berat di darat, tetapi juga mengapung dan bermanuver di permukaan air. Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh Motor1 dan menggambarkan pendekatan yang cukup berbeda dari konsep kendaraan amfibi yang selama ini dikenal.

Dalam dokumen paten tersebut, sistem dirancang khusus untuk kendaraan penumpang dua sumbu. Teknologi ini mencakup mode perjalanan air yang bekerja secara menyeluruh — mulai dari saat kendaraan memasuki perairan, selama mengapung dan bergerak di atasnya, hingga ketika kembali naik ke daratan. Yang menarik, roda kendaraan difungsikan seperti dayung untuk menggerakkan kendaraan di atas air, sehingga tidak diperlukan sistem propulsi tambahan seperti baling-baling.

Agar kendaraan tetap terkendali saat melawan arus, sistem dapat mengatur kecepatan putar setiap roda secara independen. Sejumlah sensor dan perangkat navigasi turut dilibatkan untuk membaca kondisi sekitar, termasuk mendeteksi arah arus air. Dari sana, sistem dapat memposisikan kendaraan menghadap arus dan menyesuaikan putaran roda agar posisinya tetap stabil.

Mercedes juga merancang apa yang disebut sebagai anchor mode — semacam mode jangkar virtual. Dengan memanfaatkan GPS dan sensor, sistem mendeteksi arah arus kemudian mengatur posisi serta putaran roda agar kendaraan tidak hanyut terlalu jauh dari titik yang diinginkan.

Untuk mendukung daya apung, Mercedes mempertimbangkan penggunaan material pelampung yang ditempatkan di dalam rumah roda. Material ini bisa berupa busa atau perangkat tiup yang dapat disimpan di dalam kendaraan dan dikeluarkan saat dibutuhkan. Selain membantu kendaraan mengapung, material tersebut juga dirancang untuk mengurangi gangguan aliran air di sekitar roda.

Saat kendaraan kembali ke daratan, sistem sensor akan memantau kondisi setiap roda dan secara otomatis menyesuaikan tenaga yang disalurkan begitu roda mulai mendapatkan traksi di permukaan tanah. Ini menunjukkan bahwa transisi dari air ke darat pun dirancang untuk berlangsung secara mulus dan terkontrol.

Meski demikian, Motor1 mengingatkan bahwa keberadaan paten ini belum berarti Mercedes akan segera memproduksi kendaraan semacam itu secara massal. Paten lebih mencerminkan arah eksplorasi teknologi perusahaan — dalam hal ini, bagaimana integrasi sistem penggerak roda, suspensi aktif, sensor, dan perangkat lunak dapat mendorong kemampuan kendaraan menghadapi kondisi medan yang ekstrem.

Tag: Mercedes-Benz, teknologi otomotif, kendaraan off-road, paten, kendaraan amfibi