Ancaman Bom Ganggu Sejumlah Penerbangan Penumpang di Eropa
2026-11-06 15:00 WIB · aindari · 👁 1,1rb dibaca
Sejumlah pesawat menerima ancaman bom pada Kamis, tetapi pemeriksaan sejauh ini tidak menemukan bahan peledak dan seluruh penerbangan yang disebutkan mendarat atau akan dilanjutkan dengan pengamanan.
Ancaman bom mengganggu sejumlah penerbangan penumpang di berbagai negara Eropa pada Kamis. Pesawat-pesawat yang terdampak menjalani pemeriksaan, dialihkan, dihentikan sementara, atau mendapat pengawalan militer. Sejumlah penerbangan tetap mendarat dengan selamat, sementara investigasi dan pengamanan di bandara terus berlangsung.
Tiga penerbangan Ryanair yang berangkat dari Kopenhagen, Madrid, dan London menuju Sofia, Bulgaria, menerima ancaman sebelum tiba di tujuan. Ketiganya berhasil mendarat tanpa insiden. Laporan media Bulgaria menyebut pemeriksaan terhadap pesawat-pesawat tersebut tidak menemukan benda berbahaya.
Di Polandia, penerbangan LOT Polish Airlines dari Warsawa menuju Brussel mendarat dengan selamat setelah muncul laporan mencurigakan mengenai pesawat itu. Penerbangan LO331 dengan rute Warsawa-Paris juga dihentikan ketika masih bergerak di area Bandar Udara Chopin Warsawa. Setelah pemeriksaan tidak menemukan barang berbahaya, LOT menyatakan penerbangan tersebut akan diteruskan menggunakan pesawat pengganti.
Tiga penerbangan yang berangkat dari atau menuju Italia juga dilaporkan menerima peringatan bom. Pesawat Airbus A320 Aer Lingus dalam perjalanan dari Dublin ke Roma dialihkan ke pangkalan udara Prancis di Evreux. Pesawat itu kemudian dikawal jet tempur Rafale Prancis. Sebanyak 151 penumpang dan enam awak dilaporkan selamat, sementara tim penjinak bom disiapkan untuk memeriksa pesawat.
Penerbangan Finnair dari Helsinki ke Roma mendapat pengawalan jet tempur Angkatan Udara Italia. Pesawat lain yang terbang dari Helsinki menuju Wina, dioperasikan Jettime untuk Finnair, juga menerima ancaman, tetapi tetap mendarat sesuai jadwal, menurut maskapai Finlandia tersebut.
Kepolisian Ceko mengatakan mereka bekerja bersama Bandar Udara Praha untuk menyiapkan kedatangan empat pesawat yang dikaitkan dengan ancaman bom. Polisi menilai ancaman itu memiliki tingkat kredibilitas rendah. Kantor berita CTK kemudian mengutip juru bicara kepolisian yang menyatakan tidak ada bahan peledak ditemukan di keempat pesawat.
Media Bulgaria turut melaporkan bahwa ancaman serupa telah diterima sejumlah penerbangan di Eropa sejak awal pekan. Dua penerbangan menuju Sofia pada Selasa (3/11) termasuk di dalamnya, dan pemeriksaan memastikan ancaman tersebut palsu. Otoritas di bandara-bandara terdampak memperketat langkah keamanan sembari penyelidikan berlanjut.
Tag: ancaman bom, penerbangan Eropa, keamanan bandara, Ryanair, Finnair