Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Internasional

Zelenskyy Klaim Rudal KN-23 Korut Dipakai dalam Serangan Rusia ke Kyiv

2026-11-08 17:03 WIB · aindari · 👁 837 dibaca

Presiden Ukraina meminta penguatan sanksi dan percepatan bantuan pertahanan setelah serangan Rusia menghantam ibu kota serta fasilitas energi.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuduh Rusia memakai rudal balistik KN-23 buatan dan pasokan Korea Utara dalam serangan udara terbaru, termasuk ke Kyiv. Ia menyampaikan klaim itu pada Sabtu melalui media sosial X setelah berkoordinasi dengan sejumlah pejabat. Pemeriksaan teknis terhadap lokasi terdampak masih berjalan.

Menurut penilaian awal Ukraina, salah satu fasilitas energi utama yang rusak terkena rudal KN-23. Zelenskyy menyebut temuan tersebut memperkuat alasan untuk memperketat sanksi internasional. Rusia disebut meluncurkan 36 rudal dalam rangkaian serangan itu, sedangkan hanya empat yang berhasil dicegat. Presiden Ukraina juga memperingatkan bahwa persediaan pencegat untuk sistem pertahanan udara Patriot semakin berkurang.

Zelenskyy menilai Amerika Serikat berada dalam posisi kuat untuk membantu Ukraina. Pemerintah di Kyiv terus mendorong percepatan pengiriman bantuan dan menyampaikan kebutuhan pertahanan kepada Washington. Bantuan itu dinilai penting untuk melindungi warga, terutama menjelang musim dingin dan rencana baru bersama para mitra untuk menghidupkan kembali proses perundingan.

Ia menuduh serangan tersebut bertujuan menambah tekanan terhadap posisi Ukraina dan negara-negara pendukungnya menjelang pertemuan trilateral yang dimediasi Amerika Serikat. Pertemuan itu dijadwalkan berlangsung pada Selasa berikutnya di Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab. Zelenskyy berharap Washington dan mitra lain mengambil sikap berdasarkan prinsip yang mereka nyatakan.

Untuk menghadapi dampak serangan, Zelenskyy memerintahkan Menteri Dalam Negeri Ivan Vyhivsky serta pemerintah daerah menyiapkan rute alternatif dan tambahan transportasi menuju Kyiv. Ia mengatakan kota itu belum memiliki rencana kontingensi pada tingkat pemerintahan lokal. Ukraina kini juga menunggu kontribusi baru dari negara-negara Eropa, termasuk paket dukungan energi dan logistik.

Angkatan Udara Ukraina sebelumnya melaporkan telah menjatuhkan 149 dari 172 drone serta empat rudal balistik yang ditembakkan Rusia ke arah Kyiv. Kementerian Pertahanan Rusia membenarkan serangan besar ke ibu kota dan mengatakan sasaran mencakup infrastruktur industri militer, energi, serta transportasi, termasuk Jembatan Pivnichnyi. Moskow menyatakan fasilitas tersebut dipakai untuk mendukung Angkatan Bersenjata Ukraina.

Serangan malam itu berlangsung sehari setelah Zelenskyy mengungkap informasi intelijen mengenai rencana Rusia menyerang fasilitas energi, infrastruktur sipil, dan jembatan di atas Sungai Dnieper. Pemerintah Rusia dan Korea Utara belum menanggapi tudingan penggunaan rudal KN-23. Verifikasi independen atas klaim tersebut masih sulit dilakukan karena perang terus berlangsung.

Tag: Ukraina, Rusia, Korea Utara, Rudal KN-23, Kyiv