Berita MikroKabar terbaru Indonesia, tiap hari.
Nasional

Kemenhub Susun Langkah Lintas Moda untuk Pangkas Emisi Transportasi

2026-11-08 06:06 WIB · aindari · 👁 1,1rb dibaca

Peta jalan dekarbonisasi menjadi acuan kebijakan transportasi darat, laut, udara, dan kereta api menuju target emisi nol bersih 2060.

Kementerian Perhubungan menyiapkan langkah percepatan pengurangan emisi gas rumah kaca melalui Dokumen Peta Jalan Dekarbonisasi Transportasi. Dokumen ini dirancang sebagai rujukan bagi penyusunan kebijakan, program, dan aksi mitigasi pada seluruh subsektor transportasi nasional. Pemerintah berharap sektor transportasi memberi sumbangan lebih besar terhadap pencapaian target penurunan emisi Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Arif Toha mengatakan strategi utama mencakup penguatan angkutan umum massal, pemindahan angkutan penumpang dan barang dari jalan raya ke kereta api, serta pembaruan teknologi kapal dan pesawat. Menurut dia, penyelesaian dokumen tersebut harus diikuti penerapan nyata dalam perencanaan dan pelaksanaan program di lingkungan Kemenhub.

Peta jalan itu disusun melalui kerja sama Kemenhub dan Pemerintah Inggris lewat program United Kingdom Partnering for Accelerated Climate Transitions (UK PACT). World Resources Institute (WRI) Indonesia bersama sejumlah mitra konsorsium turut terlibat. Penyusunan dilakukan berdasarkan inventarisasi emisi dan kajian pada setiap sektor transportasi, lalu digunakan untuk memperkirakan peluang pengurangan emisi, menentukan sasaran mitigasi, serta menyusun arah transisi energi yang sesuai dengan rencana jangka menengah dan panjang Kemenhub.

Untuk transportasi darat, kebijakan diarahkan pada perpindahan pengguna kendaraan pribadi menuju angkutan umum, termasuk bus dan Bus Rapid Transit (BRT). Pengelolaan lalu lintas juga menjadi bagian strategi. Di sektor kereta api, pemerintah mendorong kenaikan penggunaan kereta untuk perjalanan penumpang maupun pengiriman barang, disertai elektrifikasi jaringan perkeretaapian.

Pada angkutan laut, pengurangan emisi ditempuh melalui pembaruan armada dan peningkatan efisiensi kegiatan pelayaran. Sementara itu, penerbangan akan diarahkan pada penggunaan pesawat dengan teknologi lebih modern, pengelolaan operasi yang efisien, serta pemanfaatan bahan bakar penerbangan berkelanjutan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF).

Kerja sama tersebut juga menghasilkan panduan penghitungan emisi. Perangkat pendukung untuk perencanaan dan pelaksanaan dekarbonisasi masih dikembangkan. Arif menyebut pelaksanaan peta jalan memerlukan kerja bersama lintas subsektor, penguatan inventarisasi emisi, serta sistem pemantauan, pelaporan, dan verifikasi. Evaluasi berkala diperlukan untuk mengukur kemajuan dan memperbaiki kebijakan. Langkah ini diharapkan memperkuat kontribusi transportasi terhadap komitmen penurunan emisi nasional dan target emisi nol bersih pada 2060.

Tag: dekarbonisasi, transportasi, Kementerian Perhubungan, emisi gas rumah kaca, emisi nol bersih