LSPR dan SBM ITB Gabungkan Strategi Bisnis dengan Komunikasi dalam Program Mini MBA
2026-09-05 06:14 WIB · aindari · 👁 757 dibaca

Dua institusi pendidikan bergabung untuk mencetak pemimpin yang mampu menguasai strategi bisnis sekaligus komunikasi pemangku kepentingan secara terpadu.
LSPR Institute of Communication and Business dan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) resmi meluncurkan program bersama bertajuk Mini MBA in Strategic Communication and Business Leadership. Program ini dirancang untuk menjawab tuntutan kepemimpinan modern yang dinilai tidak lagi bisa memisahkan kemampuan bisnis dari kemampuan berkomunikasi.
Founder sekaligus CEO LSPR Institute, Prita Kemal Gani, menyampaikan bahwa keberhasilan eksekusi strategi bisnis sangat ditentukan oleh seberapa efektif seorang pemimpin mampu menyelaraskan langkahnya dengan harapan berbagai pemangku kepentingan. Menurutnya, keputusan bisnis yang secara finansial sudah tepat pun belum tentu berhasil jika tidak mendapat dukungan dari karyawan, pelanggan, investor, regulator, maupun publik luas.
Program Mini MBA ini memadukan empat bidang kompetensi utama: strategi bisnis dan pengambilan keputusan, inovasi dan penciptaan nilai, komunikasi strategis beserta keterlibatan pemangku kepentingan, serta pengelolaan reputasi, merek, dan komunikasi krisis. Kombinasi keempat bidang itu diharapkan memberi peserta kemampuan membaca persoalan bisnis secara lebih menyeluruh — tidak hanya dari sisi angka dan peluang pasar, tetapi juga dari sisi dampaknya terhadap manusia, organisasi, dan hubungan kelembagaan.
Kolaborasi ini memanfaatkan keunggulan masing-masing institusi. SBM ITB membawa kedalaman di bidang manajemen dan strategi bisnis, sementara LSPR Institute menyumbangkan pengalaman di komunikasi strategis, reputasi korporat, dan penanganan krisis. Perpaduan keduanya diklaim mampu menghasilkan pendekatan yang tidak hanya bernilai finansial, tetapi juga mendapat penerimaan dari ekosistem bisnis yang lebih luas.
Dekan Fakultas Bisnis LSPR Institute sekaligus Ketua Tim Program, Yuliana Riana Prasetyawati, menegaskan bahwa kemampuan bisnis dan komunikasi kini semakin sulit dipisahkan dalam konteks kepemimpinan masa kini. Senada dengan itu, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya SBM ITB, Donald Crestofel Lantu, menyebut pemimpin transformatif sebagai sosok yang mampu menghubungkan hal-hal yang kerap dianggap terpisah: strategi dengan komunikasi, kinerja dengan tujuan, serta pengambilan keputusan dengan kepercayaan.
Program ini menyasar kalangan profesional yang sudah berada di posisi strategis, antara lain manajer senior, kepala unit bisnis, pimpinan komunikasi korporat, praktisi hubungan masyarakat, dan mereka yang sedang dipersiapkan untuk peran kepemimpinan. Peserta diharapkan tidak hanya mampu menentukan arah bisnis, tetapi juga mampu meyakinkan orang lain untuk bergerak bersama menuju arah tersebut.
Tag: Mini MBA, LSPR Institute, SBM ITB, kepemimpinan bisnis, komunikasi strategis