Tesla Luncurkan Aplikasi Robotaxi Cybercab, Baru Beroperasi Penuh di Austin
2026-09-05 17:31 WIB · aindari · 👁 1,1rb dibaca

Tesla membuka layanan taksi otonom Cybercab melalui aplikasi khusus di iOS dan Android, meski jangkauan dan pilihan kendaraannya masih terbatas.
Tesla akhirnya meluncurkan layanan robotaxi Cybercab secara resmi di Amerika Serikat, hampir dua tahun setelah kendaraan itu pertama kali diperkenalkan ke publik. Pengumuman resmi disampaikan melalui situs web perusahaan, dengan layanan yang dapat diakses lewat aplikasi bernama Robotaxi, tersedia di platform iOS maupun Android.
Secara geografis, Tesla menargetkan enam kota sebagai wilayah operasional awal: Austin, Dallas, Houston, Miami, Orlando, dan Tampa. Namun dalam tahap perdana ini, layanan Cybercab baru benar-benar aktif di Austin. Di kota-kota lain, ketersediaan layanan masih bergantung pada jumlah penumpang dalam satu kelompok dan ketersediaan armada saat itu.
Satu hal yang perlu dicatat oleh calon pengguna: mereka tidak bisa secara spesifik memilih Cybercab sebagai kendaraan pilihan di dalam aplikasi, setidaknya untuk saat ini. Armada yang beroperasi di Texas sendiri didominasi oleh Model Y. Dari total 314 kendaraan tanpa pengemudi yang diizinkan beroperasi di negara bagian itu, hanya 45 unit yang merupakan Cybercab. Belum ada rincian resmi soal berapa unit yang berstatus armada taksi aktif dan berapa yang masih dalam tahap uji coba internal perusahaan.
Dari sisi desain, Cybercab memang dirancang sejak awal untuk otonomi penuh. Kendaraan ini tidak dilengkapi roda kemudi maupun tuas rem, menegaskan bahwa tidak ada peran pengemudi manusia di dalamnya. Interior menampilkan bangku untuk dua penumpang dengan layar sentuh besar di bagian tengah dasbor. Meski kapasitas duduknya terbatas, tersedia ruang bagasi yang cukup untuk koper, skuter, atau barang berukuran besar lainnya.
Seluruh unit Cybercab yang kini beroperasi di Austin masih berstatus milik Tesla sendiri. Perusahaan belum membuka penjualan kendaraan ini kepada publik, meski sudah menerima pertanyaan dari perusahaan-perusahaan yang berminat bermitra membangun jaringan robotaxi. Elon Musk sebelumnya pernah menggambarkan visinya: suatu saat individu bisa memiliki beberapa unit Cybercab dan mengoperasikannya sebagai armada berbagi tumpangan yang menghasilkan pendapatan.
Langkah Tesla ini menempatkan perusahaan dalam persaingan yang semakin ketat di segmen kendaraan otonom komersial, di saat sejumlah pemain lain juga tengah mengembangkan atau memperluas layanan serupa di berbagai belahan dunia.
Tag: Tesla, Cybercab, robotaxi, kendaraan otonom, teknologi transportasi